Dalam upaya menyambut Tahun Ajaran Baru dengan kesiapan matang dan adaptif, SMA Maarif Lawang menggelar kegiatan In House Training (IHT) intensif selama dua hari. Mengusung tema besar “Gotong Royong Menyusun KSP Berbasis Diversifikasi, Menggali Potensi Lokal, Melejitkan Potensi Siswa”, agenda ini menjadi momentum krusial bagi seluruh warga sekolah untuk merancang cetak biru pendidikan yang tidak hanya kontekstual, tetapi juga berdampak nyata bagi masa depan peserta didik.
Kegiatan ini menegaskan komitmen SMA Maarif Lawang bahwa Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) bukanlah sekadar dokumen pajangan di rak birokrasi, melainkan sebuah kurikulum hidup yang dinamis, bernyawa, dan berakar kuat pada potensi riil lingkungan sekitar.
Hari pertama diawali dengan penuh energi melalui pemutaran video motivasi dan sambutan terbuka dari Kepala Sekolah serta Pengawas Pembina. Kebersamaan seluruh elemen sekolah dikunci lewat Tanda Tangan Komitmen Bersama di atas banner khusus, menandai dimulainya gerakan kolaboratif penyusunan kurikulum.
Memasuki sesi inti, suasana ruang IHT berubah menjadi forum diskusi yang hidup. Menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD), seluruh peserta—termasuk guru dan tenaga kependidikan (Tendik)—dibagi ke dalam kelompok kerja untuk membedah analisis SWOT sekolah secara riil. Aspek yang dianalisis meliputi:
Hasil analisis kemudian dipaparkan melalui metode interaktif Gallery Walk, di mana setiap kelompok menempelkan hasil kerja mereka di dinding untuk mendapat masukan langsung dari peserta lain menggunakan sticky notes. Hari pertama ditutup dengan peninjauan ulang (redesain) serta pengesahan Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah yang baru agar lebih selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka yang berdiversifikasi.
Jika hari pertama berfokus pada fondasi ideologis, maka hari kedua menjadi ajang penerjemahan visi menjadi langkah praktis. Seluruh guru bergerak dinamis merancang pengorganisasian pembelajaran yang terdiversifikasi ke dalam tiga pilar utama:
Tidak ketinggalan, sinergi kuat ditunjukkan oleh Tim Tata Usaha (TU) dan Tendik yang bergotong royong bersama Wakasek untuk menyusun Kalender Akademik yang sinkron dengan seluruh agenda besar sekolah.
Acara memuncak pada Sidang Pleno Integrasi Dokumen KSP. Setelah seluruh draf diselaraskan di layar proyektor, momentum sakral terjadi saat Kepala Sekolah memimpin seremonial “Ketuk Palu” yang diikuti penandatanganan komitmen psikologis bertajuk “Kami Siap Melaksanakan KSP Diversifikasi Tahun Ajaran 2026/2027”.
Melalui IHT ini, SMA Maarif Lawang membuktikan bahwa sinergi antara guru, tenaga kependidikan, dan manajemen sekolah mampu melahirkan sistem pendidikan yang siap menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri lokalnya. Dokumen KSP Draft 1 yang telah rampung kini siap memasuki tahap finalisasi dan pengesahan oleh Dinas Pendidikan.
Dengan kurikulum baru yang berbasis diversifikasi ini, SMA Maarif Lawang siap menyambut para siswa di tahun ajaran baru untuk bersama-sama menggali potensi, merajut prestasi, dan melejitkan bakat terbaik mereka. SMA Maarif Lawang: Kreatif, Berbudaya, dan Unggul Bersama Potensi Lokal!
Tinggalkan Komentar