TUMPANG – Dalam upaya memperkuat peran Guru Bimbingan dan Konseling (BK) di era pendidikan modern, Ibu Mila Widyastutik, S.Pd., guru BK dari SMA Maarif Lawang, turut serta dalam workshop intensif bertajuk “Pengimbasan 7 Jurus BK Hebat”.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) SMA dan SMK Kabupaten Malang ini berlangsung selama dua hari, yakni pada Jumat dan Sabtu, 30–31 Januari 2026, bertempat di Aula SMAN 1 Tumpang.
Workshop ini menghadirkan narasumber pakar, Ibu Dwi Anggresni, S.Pd., M.Pd., yang merupakan Pengawas Sekolah Ahli Madya Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Wilayah Kabupaten Malang). Beliau dikenal sebagai fasilitator nasional yang aktif mengampanyekan transformasi peran guru BK sebagai pilar pendukung ekosistem belajar yang sehat.
Materi “7 Jurus BK Hebat” yang disampaikan mengacu pada panduan teknis implementasi layanan BK dalam Kurikulum Merdeka, yang meliputi:
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan program kerja tahunan MGBK Kabupaten Malang dan selaras dengan kebijakan Direktorat Jenderal GTK Kemendikbudristek mengenai peningkatan kompetensi berkelanjutan bagi tenaga pendidik.
Menurut keterangan resmi dari panitia pelaksana MGBK, workshop ini bertujuan untuk menyeragamkan standar pelayanan BK di seluruh SMA/SMK se-Kabupaten Malang agar lebih responsif terhadap isu-isu remaja terkini.
Kehadiran Ibu Mila Widyastutik dalam forum ini menunjukkan komitmen SMA Maarif Lawang untuk terus meng-update kompetensi tenaga pendidiknya. Dengan mengikuti pengimbasan ini, diharapkan layanan konseling di sekolah dapat bertransformasi menjadi lebih adaptif dan solutif bagi permasalahan siswa di lapangan.

Tinggalkan Komentar