Lawang — Kegiatan Pondok Ramadhan di SMA Maarif Lawang resmi ditutup hari ini pada tanggal 28 Februari 2026. Dengan rangkaian acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat. Memasuki hari terakhir, seluruh siswa kembali mengikuti agenda sebagaimana dua hari sebelumnya.
Acara diawali dengan pembiasaan diri yang menjadi ciri khas Pondok Ramadhan tahun ini. Para siswa bersama-sama melantunkan Asmaul Husna dengan penuh penghayatan, dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an juz 30. Suasana aula sekolah terasa syahdu ketika lantunan ayat-ayat suci menggema, mencerminkan semangat siswa dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT di bulan suci.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penampilan sholawat dari BDI Al Qalam yang membawakan lantunan sholawat dengan penuh kekompakan dan semangat. Penampilan tersebut semakin menghangatkan suasana dengan menyanyikan lagu kebanggaan Nahdlatul Ulama, Subhanul Wathan, yang dinyanyikan bersama-sama oleh seluruh peserta dengan penuh rasa cinta terhadap nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah.
Memasuki acara inti, tausiyah utama disampaikan oleh Bapak Sugianto, S.Ag., M.Pd.I dengan tema “Ramadhan Asik Tanpa Brisik, Ibadah Kurangi Ghibah.” Dalam penyampaiannya, beliau mengajak seluruh siswa untuk menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta menghindari perilaku ghibah yang dapat mengurangi pahala puasa. Beliau menekankan bahwa remaja masa kini harus mampu menjaga lisan, bijak dalam bermedia sosial, serta mengisi waktu dengan kegiatan positif dan bermanfaat.
“Ramadhan akan terasa asik dan menenangkan jika kita mampu menjaga diri dari hal-hal yang tidak bermanfaat. Kurangi ghibah, perbanyak ibadah, dan jadikan kebiasaan baik ini berlanjut setelah Ramadhan,” pesan beliau di hadapan para siswa.
Selama tiga hari pelaksanaan Pondok Ramadhan, para siswa tidak hanya mendapatkan tambahan ilmu keagamaan, tetapi juga pembiasaan karakter religius seperti disiplin, kebersamaan, tanggung jawab, serta peningkatan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Kegiatan ini menjadi sarana pembentukan generasi muda yang berakhlakul karimah, berilmu, dan berintegritas.
Melalui program Pondok Ramadhan ini, SMA Maarif Lawang kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga kuat dalam pembinaan karakter dan spiritualitas. Kegiatan ini menjadi bagian dari branding sekolah sebagai institusi yang konsisten menanamkan nilai-nilai keislaman, membentuk generasi yang cerdas, santun, dan berdaya saing di era modern.
Tim Jurnalistik Sekolah
Lovita & Nadia
Tinggalkan Komentar