Info Sekolah
Kamis, 22 Okt 2026
  • Selamat Datang Website Resmi SMA Maarif Lawang - Sekolah Double Track - SIAP KERJA SIAP KULIAH
  • Selamat Datang Website Resmi SMA Maarif Lawang - Sekolah Double Track - SIAP KERJA SIAP KULIAH
13 Oktober 2026

Bukan Sekadar Pemilihan, Sidang MPK SMAMALA Tanamkan Jiwa Pemimpin Masa Depan

Sel, 13 Oktober 2026 Dibaca 65x Berita / Kegiatan / Kesiswaan

LAWANG — Demokrasi bukan hanya milik orang dewasa. Di lingkungan sekolah, nilai-nilai demokrasi tumbuh melalui keberanian menyampaikan gagasan, kesediaan menerima perbedaan, serta tanggung jawab dalam menentukan arah kepemimpinan. Semangat inilah yang mewarnai kegiatan Sidang Majelis Perwakilan Kelas (MPK) SMA Maarif Lawang pada Selasa, 13 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam proses regenerasi organisasi siswa, dengan agenda utama pertanggungjawaban pengurus OSIS periode sebelumnya sekaligus pemilihan Ketua OSIS baru. Lebih dari sekadar pergantian kepengurusan, sidang tersebut menjadi ruang pembelajaran demokrasi bagi para siswa untuk memahami arti kepemimpinan yang transparan, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kemajuan bersama.

Dari Laporan Pertanggungjawaban Menuju Kepemimpinan Baru

Sidang MPK diawali dengan agenda pertanggungjawaban pengurus OSIS lama. Pada tahap ini, evaluasi terhadap program kerja menjadi bagian penting untuk melihat perjalanan organisasi, capaian kegiatan, serta hal-hal yang masih perlu diperbaiki.

Proses tersebut memberikan pelajaran bahwa sebuah kepemimpinan tidak hanya dinilai dari banyaknya kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari kesediaan pengurus mempertanggungjawabkan amanah yang telah diberikan.

Forum kemudian berlanjut pada agenda yang dinantikan, yakni pemilihan Ketua OSIS baru. Suasana regenerasi kepemimpinan semakin menarik ketika dua kandidat, Sadidu dan Lovita, maju sebagai calon pemimpin organisasi siswa SMA Maarif Lawang.

Keduanya merupakan teman satu kelas di kelas XI MIPA. Fakta ini memberikan warna tersendiri dalam kontestasi pemilihan Ketua OSIS tahun ini. Dua teman sekelas kini berada dalam proses demokrasi yang mempertemukan gagasan, visi, dan harapan mereka untuk membawa organisasi siswa ke arah yang lebih baik.

Persaingan tersebut menjadi kesempatan bagi para siswa untuk melihat bahwa perbedaan pilihan tidak harus menciptakan jarak dalam pertemanan. Justru melalui proses pemilihan yang sehat, para calon dapat belajar menghargai satu sama lain, mengedepankan gagasan, dan menempatkan kepentingan sekolah di atas kepentingan pribadi.

Sadidu dan Lovita: Dua Kandidat, Satu Semangat Memajukan SMAMALA

Kehadiran Sadidu dan Lovita menjadi salah satu daya tarik dalam proses pemilihan Ketua OSIS SMA Maarif Lawang. Berasal dari kelas yang sama, keduanya memiliki kesempatan untuk menunjukkan gagasan dan komitmen masing-masing di hadapan warga sekolah.

Nama Lovita juga tidak asing dalam kegiatan pengembangan potensi siswa. Selain menjadi calon Ketua OSIS, Lovita diketahui merupakan Ketua Tim Jurnalis SMAMALA. Keterlibatannya dalam dunia jurnalistik sekolah menjadi bagian menarik dari perjalanan organisasinya, karena kegiatan jurnalistik memberikan ruang bagi siswa untuk belajar berkomunikasi, bekerja dalam tim, mengolah informasi, dan mendokumentasikan berbagai aktivitas sekolah.

Pengalaman tersebut menjadi warna tersendiri dalam proses regenerasi kepemimpinan. Namun, pemilihan Ketua OSIS tetap menjadi ruang bagi kedua kandidat untuk dinilai berdasarkan visi, program kerja, komitmen, serta kesiapan mereka mengemban amanah.

Di sisi lain, pencalonan Sadidu juga menjadi bagian penting dari dinamika demokrasi pelajar. Kehadiran dua kandidat memberikan kesempatan kepada warga sekolah untuk mengenal alternatif kepemimpinan dan mempertimbangkan gagasan yang ditawarkan sebelum menentukan pilihan.

Dari ruang kelas XI MIPA hingga forum sidang MPK, proses ini memperlihatkan bahwa kepemimpinan dapat tumbuh dari lingkungan pertemanan dan pengalaman berorganisasi. Teman sekelas boleh memiliki tujuan yang sama untuk memajukan sekolah, meskipun menempuh jalan pencalonan yang berbeda.

Belajar Demokrasi, Menyiapkan Pemimpin Masa Depan

Sidang MPK SMA Maarif Lawang menjadi bagian dari pendidikan karakter yang tidak selalu diperoleh melalui pembelajaran di dalam kelas. Melalui proses pertanggungjawaban dan pemilihan pemimpin, siswa belajar mengenai musyawarah, keterbukaan, kedisiplinan, serta pentingnya menerima keputusan bersama.

Regenerasi OSIS juga menjadi sarana untuk melatih kemampuan siswa dalam merancang program, mengelola kegiatan, membangun komunikasi, dan mengemban tanggung jawab. Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal berharga bagi mereka untuk menghadapi kehidupan bermasyarakat di masa mendatang.

Bagi SMA Maarif Lawang, kegiatan ini mencerminkan komitmen sekolah dalam memberikan ruang kepada siswa untuk berkembang, bukan hanya secara akademik, tetapi juga dalam kepemimpinan, kreativitas, dan kemampuan berorganisasi.

Pemimpin yang baik tidak lahir hanya dari sebuah pemilihan. Ia dibentuk melalui proses belajar, keberanian mengambil keputusan, kesediaan mendengarkan, dan konsistensi dalam menjalankan tanggung jawab.

Melalui Sidang MPK pada 13 Oktober 2026, SMA Maarif Lawang kembali menghadirkan pengalaman demokrasi yang bermakna bagi generasi muda. Sadidu dan Lovita menjadi bagian dari cerita regenerasi tersebut, sementara seluruh warga sekolah memperoleh pelajaran bahwa masa depan organisasi dibangun melalui partisipasi dan komitmen bersama.

Di SMAMALA, pemilihan Ketua OSIS bukan sekadar tentang siapa yang akan memimpin, melainkan tentang bagaimana setiap siswa belajar menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri, menghargai perbedaan, dan bergerak bersama untuk membawa sekolah menuju masa depan yang lebih baik.

\

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar